Menerka Kiper Terbaik Liga 1 Musim Ini

Menurut Agen Bola Online, Pekan pertama liga 1 Indonesia telah dihelat ada beberapa drama yang telah bergulir bahkan di luar prediksi. Tim-tim unggulan di pekan pertama tidak banyak memberikan performa seperti ekspektasi awal. Ada beberapa gol yang telah tercipta sekaligus memberikan pukulan tragis, seperti yang terjadi pada Persib Bandung kala menjamu PS TIRA, kemenangan telah di depan mata, namun gol di detik akhir memukul mereka. Tentu ini adalah soal kematangan, dan mental seorang pemain terutama barisan paling akhir di lini pertahanan, kiper.

 

Spektakuler, liga 1 musim ini, di pekan pertama, telah melahirkan 17 belas gol dari Sembilan pertandingan yang telah bergulir. Data ini mengungkapkan dua kemungkinan dasar yaitu, kemampuan para striker tim-tim Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia 2018 bersama Bukalapak mengalamai peningkatan membunuh lawan atau malah sebaliknya, kemampuan para kiper yang telah menurun.

 

Melihat kenyataan ini, kehadiran seorang penjaga gawang yang memiliki kualitas mempuni menjadi pertaruhan penting bagi semua tim-tim yang ingin melaju dalam kompetisi panas di liga 1 musim ini. Eksistensi seorang kiper dengan demikian sama pentingnya dengan eksistensi para predator di lini depan.

 

Sebagai gambaran bahwa kehadiran penjaga gawang berkualitas menjadi jaminan mutu sebuah tim adalah, absennya penjaga gawang utama kesebelasan Singo Edan, Arema FC. Tanpa daya magis yang sering ditunjukkan oleh Kurnia Mega di saat timnya ditekan oleh tim lawan, Arema di musim 2017 lalu hanya mampu menyelesaikan kompetisi paling elit ini di posisi ke Sembilan klasemen.

 

Padahal di awal liga hingga pertengahan, banyak yang melihat bahwa, Arema FC adalah calon kuat untuk meramaikan persaingan untuk menjadi kampiun liga 1 2017. Keyakinan pada pundit ini tidak lepas dari performa yang ditunjukkan oleh kiper utama mereka yang juga jadi langganan tim nasional garuda, Kurnia Mega.

 

Kurnia Mega musim lalu menjadikan pertahanan Arema FC menjadi sangat kokoh dan sangat impresif, Kurnia Mega bahkan mampu mencatatkan 10 cleansheet. Namun cerita itu terhenti kala Kurnia Mega mengalami cedera yang mengganggu pengelihatannya di pertengahan musim. Absenya kiper penuh talenta ini sekaligus membuat Arema menderita karena pengganti Mega yang didapuk tidak mampu menjaga keperawanan gawangnya kala berlaga, alhasil mereka harus melupakan trophi liga 1 2017 silam.

 

Oleh sebab itu, kiper menjadi kepingan puzzle yang harus sempurna untuk menciptakan kekuatan penuh dalam tim. Untuk musim ini ada beberapa kiper yang bisa membawa klubnya juara

 

Pertama, Awan Setho. Adalah mutiara yang baru diketahui oleh para penikmat sepakbola setelah dirinya mampu tampil apik ketika membela tim nasional baik U-19 atau U 23. Kehebatan Awan Setho yang kini telah menginjak usia 21 tahun dibuktikan kala membela PSIS Semarang yang dibawanya kembali ke liga 1 musim ini.

 

Berkat penampilannya itu, Bhayangkara FC kembali menarik Awan Setho ke tim asuhan mcMenemy musim ini. Bahkan pelatih impor itu tidak henti-hentinya memberikan pujian kepada Awan pada pertandingan pertama kontra Persija. Berkat penampilan gemilang sang kiper Bhayangkara mampu mementahkan banyak peluang Persija dan mampu membawa pulang 1 poin.

 

Ke dua, Andritany Ardhiyasa. Kiper berdarah betawi asli ini tidak ada puasnya menampilkan performa sempurna di bawah mistar gawang Persija. Berkat kemampuannya menjinakkan si kulit bundar, Persina mampu menggondol Piala Presiden 2018 mengalahkan Bali United di final.

 

Ketiga adalah, kiper Sriwijaya Fc, Teja Paku Alam. Seperti namanya, dia bak Paku di lini terakhir Sriwijaya. Kiper berusia 23 ini pernah dipanggil untuk memperkuat timnas di piala AFF 2016 akan tatapi hanya menjadi pelapis bagi dua kiper utama timnas Kurnia Mega dan Andritany.